Media kampanye yang digunakan pasangan Rahmat Effendi-Ahmad Syaihu
(PAS), cukup mengundang perhatian. Pasalnya, penampilan Syaikhu yang
juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menggunakan kopiah
seperti biasanya.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Bali
Pranowo, mengatakan, penampilan Syaikhu memang sengaja dibuat beberapa
model, dengan dan tanpa kopiah, untuk menyeimbangkan sosok Ahmad Syaikhu
yang mendampingi ketua DPD Partai Golkar Rahmat Effendi.
"Memang sengaja tidak memakai kopiah, karena kita hanya menyeimbangkan saja," kata Bali.
Bali mengatakan, PKS sama sekali tidak khawatir dengan munculnya reaksi
beragam terkait dengan penampilan Syaiku yang tidak menggunakan kopiah.
Dia menegaskan hal tersebut tidak ada kaitannya dengan ideologi.
"Semua orang juga sudah tahu, Ahmad Syaikhu itu ustad orang PKS, masyarakat tahu selama ini PKS sudah bekerja," ujarnya.
![]() |
| Pastikan PAS tanpa kopiah... Pastinya PAS pakai kopiah |
Penampilan pasangan PAS dalam bentuk stiker di mobil angkutan umum,
memperlihatkan keduanya menggunakan pakaian berwana putih polos. Nampak
Ahmad Syaikhu tidak menggunakan kopiah. Padahal biasanya, penampilan
calon Walikota Bekasi pada Pilkada 2008, selalu tampil dengan
menggunakan kopiah.
Ditambahkan Bali, Syaikhu akan menjadi pelengkap Rahmat Effendi.
Kekurangan-kekurangan Rahmat Effendi akan ditutupi oleh wakilnya yang
merupakan ulama yang bermoral, piawai dan pas. Sedangkan Pepen merupakan
orang yang cakap dalam mengelola pemerintahan.
"Bahwa keimanan jadi pas, apabila menyikapinya dengan pas. Insyaallah
jika Rahmat dan Syaikhu terpilih akan amanah dan bertanggung jawab,
sebab merupakan pilihan yang pas untuk warga Bekasi," pungkasnya. (Leny
Kurniawati/Bratha)

